Ayah dan Anak (Part 1)

Juli 8, 2008 at 11:42 am Tinggalkan komentar

Bayi lo dipanggilnya apa? Tanya Mas Yudi, rekan sekantor saya. Jawaban saya, ‘sayang’. Lo kok kayak cewek? Lo emang saya sayang banget sama Ksatria, jawab saya.

Ksatria Pertama nama lengkapnya. Sering membuat orang sulit memanggilnya, masak ’ksat’, ’tria’, ’tama’? Kesulitan ini karena orang Indonesia biasa memanggil nama orang dengan kependekannya, tidak seluruh nama. Misalnya nama Budi biasa disapa ’Bud’.

Neneknya Ksatria di Bogor memanggilnya ’Iya’. Utinya di Cimanggis Depok memanggilnya ‘De’, sama seperti mamanya Ksatria. Kalau Ayah, lebih suka memanggilnya sayang. Hehehe jadi ingat ketika melihat penyu di Ujung Genteng, dipanggil sayang juga penyunya. Terus pengunjung yang lain pada bingung. Abis lucu n ngegemesin penyunya.

Apalah sapaan Ksatria, yang jelas ayah sejak 5 bulan lalu punya kebanggaan baru, bayi lucu dan ganteng. Kebanggaan ini melebihi apa yang ayah banggakan selama ini, motor satu-satunya yang tergolong antik dan gede di kelasnya, Suzuki Thunder 250 cc.

Kebanggaan ini pula yang membuat ayah kini memasang foto Ksatria baik sendiri maupun bersama ayah di kantor, di blog, dan di rumah.

Enaknya Libur Bersama ‘si Anak’

Oiya, Ksatria juga terkadang disebut ‘si Anak’ oleh ayah, mama, dan kakak sepupunya, Dewa. Si anak ini yang sangat disayang oleh siapa saja. Bahkan orang di Hypermart pun bisa tersenyum dan menggoda jika melihat Ksatria. Ksatria pun, baru melihat dunia. Dia selalu exciting dengan dunia baru yang dijumpainya. Apa saja yang baru baginya menarik fokus matanya.

Menariknya Ksatria membuat ayah maupun mama sering berpikir, ’enak kalil ya, seharian saja bersama dia’. Dan memang, tiap ada kali ada kesempatan bisa libur atau berangkat siang ke kantor, ayah memanfaatkan benar waktu bersama Ksatria. Duh lucunya, mencium habis pipinya, memeluknya, memandikannya di pagi hari, menyuapinya bubur bayi, dan yang paling menenangkan, menidurkannya dalam gendongan kain.

Pagi tadi, seperti biasa, Ksatria bergulat-gulat dengan air dan barang-barang di sekitarnya. Dia memang tidak mau diam, apa saja selalu coba diraihnya ketika mandi sekalipun. Apalagi ketika dipakaikan baju, aduh susahnya, maunya dia telungkup melulu. Padahal, membaluri dengan minyak telon, memasang pampers, dan memakaikan baju sulit dilakukan jika dia telungkup terus. Kalau ditelentangkan dia marah, ’oa oe’ nyaring teriakannya.

Yah, begitulah gemesnya Ksatria…..

Entry filed under: Uncategorized. Tags: , , , , , .

Bayi Air Suka Air Maaf ya anak …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Pos-pos Terbaru

Flickr Photos

wing1

sekolah1

car free day6

car free day5

car free day4

Lebih Banyak Foto
Indonesian Muslim Blogger

Add to Technorati Favorites

Beri Tahu Saya Jika Ada Posting Baru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner


%d blogger menyukai ini: